Menambah Kilauan Matahari Pada Simbol di ArcMap

 

Kilauan matahari merupakan salah satu cara untuk memberikan kesan realistis pada simbologi, khususnya pada tubuh air. Jika kita lihat diosekeliling kita, jarang kita jumpai kondisi warna yang datar, bahkan untuk objek homogen sekalipun, seperti perairan, sudut pandang, sinar matahari, bayangan dan lain sebagainya membuat obyek menjadi lebih terlihat bervariasi. Esensinya memberikan gradien pada simbol poligon dan mensetting sudut gradien secara acak, untuk mendapatkan ini anda memerlukan data poligon tubuh air.

LANGKAH PERTAMA

Dengan menggunakan kalkulasi acak, anda dapat membuat atribut yang nantinya akan menentukan dan membedakan simbolisasi dengan gradien yang mempunyai sudut berfariasi. Untuk melakukan itu, buka atribut pada data perairan, buat kolom baru dan kalkulasikan nomer acaknya :

1. Klik kanan pada poligon air, dan buka atribut

2. Klik opsi tabel kemudian pilih “Add Field” untuk menambah kolom baru

3. Berikan nama kolom dan pilih tipe Short Integer

4. Klik OK

5. Klik kanan pada kolom tadi kemudian pilih “Field Calculator”

6. Pilih untuk menggunakan parser Python

7.  Dan juga pilih opsi “Show Codebook”

8. Pada isian “Pre-Logic Script Code” isikan dengan : import numpy.random as Rdef getRandomValue():
return R.random_integers(1,4) (ekspresi tersebut melakukan kalkulasi random antara 1 sampai 4, anda dapat memodifikasi nilai tersebut tetapi harus diingat, untuk setiap bilangan haruslah mempunyai simbol baru yang berbeda)

9. Isikan pada bagian bawah, dibawah nama kolom baru anda : getRandomValue()

10. Jika diperlukan ada dapat menyimpan ekspresi tersebut untuk digunakan lain kali, klik SAVE

11. Klik OK

12. Verifikasi kolom apakah sudah terisi dengan bilangan acak yang sesuai

13. Tutup atribut

 

LANGKAH KEDUA

Langkah kedua adalah simbolisasi data :

1. Klik kanan pada layer di TOC dan klik Properties.

2. Pilih tab Symbology, pilih Categories > Unique values renderer

3. Masukkan value field dengan kolom yang baru saja dibuat pada langkah pertama

4. Klik “Add All Values”

5. Klik kanan pada simbol mana saja dan klik “properties for all symbols”

6. Pada boks dialog “symbol Selector”, klik edit simbol

7.  Pada dialog boks “Symbol Property Editor” ubah tipe menjadi “Gradient Fill Symbol”

8. Klik kanan pada template warna dan klik properti

9. klik opsi Warna 2 untuk mengaktifkan warna kedua

10. Klik pada warna Color 2 untuk mengganti warnanya

11. Pilih warna biru muda atau klik “More Color” untuk mendefinisikan warna yang diinginkan (sebagai contoh gunakan RGB 191.233.255)

12. Lakukan hal yang sama pada Color 1, tetapi pilih warna biru gelap atau RGB 0.168.230

13. Klik OK pada boks isian

14. Pada dialog “symbol property Editor”, klik kanan pada template warna yang telah dimodifikasi dan klik “Save to Style”

15. beri nama untuk pengenalan.

16. Ubah interval menjadi 50, persen menjadi 100, sudut menjadi 135. Ini akan menambah halus tampilan pada gradasi warnanya dengan menggunakan lebih banyak interval.

17. Klik OK

18. pada dialog boks Symbol Selector, ubah warna garis luar menjadi no color

19. Klik OK dan Apply

LANGKAH KETIGA

Langkah terakhir adalah memodifikasi simbol sehingga data dengan atribut berbeda akan mempunyai gradien warna dari sudut yang berbeda.

1. Tentukan simbol mana yang dipertahankan definisinya

2. Klik kanan pada simbol lainnya, klik properties for selected symbols, dan kemudian klik Edit symbol

3. Ubah sudut menjadi 45, klik OK dua kali

4. Ulangi langkah 2-3 untuk simbol lain dengan sudut yang berbeda

5. Verifikasi hasilnya

6. Klik Ok untuk menyimpannya

Selamat menikmati, happy mapping :beer:

:cendolbig

Tinggalkan Pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf, anda dilarang mengkopi konten halaman ini.

Discover more from Blog SIG dan Geografi

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading