10 Hal Yang perlu Dicek Saat Pencetakan Peta Di ArcGIS

1

Halo semunya

Pada kesempatan kali ini, kita akan belajar untuk membuat peta yang bagus khususnya di dalam ArcGIS,

terdapat beberapa elemen yang perlu diperhatikan agar peta kita menjadi semakin baik, berikut beberapa elemen yang perlu diperhatikan :

1. Skala Batang dan Skala Tulisan

2

Skala peta membantu pengguna untuk memahami hubungan antara unit peta dengan kondisi sebenarnya. Jadi skala batang dan skala teks harus disertakan di peta kecuali peta memang tidak diskala. Ketika membuat skala batang, selalu pastikan interval relevan dan berguna, hindari interval berulang yang tidak penting, dan pembulatan angka yang terdekat dengan skala

2. Informasi Geodetik

3

Bujur dan Lintang tidaklah unik, selalu pastikan bahwa proyeksi, spheroid, dan datum selalu dituliskan kalau bisa dengan kode EPSG.

3.  Lokasi Peta Dengan Indikator Cakupan (Inset)

4

Menyertakan Lokator/Overview/inset peta untuk memperlihatkan cakupan dari peta utama dalam suatu area yang lebih luas, akan memperkuat konteks geografis. Tapi inset tidak diperlukan jika peta utama adalah benua atau global.

4. Simbologi dan Legenda

Legenda yang terbaca, rapi dan mudah dipahami akan mempermudah pengguna untuk memahami simbologi di peta. Selalu kelompokkan titi, garis dan poligon jika memungkinkan. Selalu pastikan hanya yang terlihat di peta saja yang diberikan legenda. ArcGIS 10.1 memungkinkan melakukannya dengan adanya fungsi legenda dinamis. Cara mudah adalah melihat setiap item di legenda dan melakukan pengecekan apakah terlihat di peta.

 5. Kutipan dan Jejak

Memasukkan informasi sumber data dan hak cipta untuk semua layer yang digunakan dalam peta. Anda juga harus memasukkan informasi jejak audit seperti Waktu peta dibuat, nama petugas pembuat dan referensi file internal untuk sumber datanya.

6. Gratikul dan Grid

5

Beberapa tips dalam membuat grid/gratikul dengan baik :

– selalu periksa interval grid, hindari garis yang terlalu rapat

– Grid biasanya digunakan untuk peta skala besar

– Dianjurkan menggunakan crosshair (+) untuk perpotongan gratikul pada peta skala besar.

6

7. Ukuran Huruf

7

Selalu pastikan teks didalam peta terbaca dan hindari menggunakan font yang terlalu besar.

8. Periksa Ejaan

Selalu pastikan peta bebas dari kesalahan penulisan dan ejaan. ArcGIS 10.1 tidak mempunyai fungsi tersebut, tetapi ada software pihak ketiga yang menawarkan fungsi serupa.

9. Pelabelan

Selalu periksa pelabelan peta jelas terlihat dan dibutuhkan. Terlalu banyak menggunakan label dapat menghasilkan peta yang membingungkan yang dapat memblokir fitur dan membuat pengguna bingung.

10. Orientasi Peta

Beberapa ahli peta menganggap bahwa simbol arah utara tidak terlalu dibutuhkan pada setiap peta, dikarenakan fakta bahwa utara selalu berada di sebelah atas halaman peta. Tetapi menyertakan simbol arah utara tidak membahayakan peta sebenarnnya, bahkan lebih memperjelas dan menghindarkan kebingungan, jadi berikan saja orientasi.

Sumber : www.exprodat.com

Tinggalkan Pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf, anda dilarang mengkopi konten halaman ini.

Discover more from Blog SIG dan Geografi

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading