Algoritma Gridding, Mana Yang Harus Digunakan?

300px-Example_krig

Algoritma gridding merupakan metode untuk analisa yang berkaitan dengan 3D data, merupakan metode interpolasi yang menghitung area-area dengan nilai yang sama berdasarkan sebaran data sampel yang telah diketahui sebelumnya.

Ada beberapa metode gridding, sebagian populer digunakan seperti Krigging dan sebagian lagi kurang banyak dipakai, dan sebenarnya pemilihan metode gridding yang tepat akan menghasilkan hasil gridding yang baik serta efesiensi pemrosesan yang baik.

1. Minimum Curvature, daat digunakan ketika data tersampling dengan jarang, dan permukaan diharapkan relatif halus atau berkesinambungan antara data titiknya

2. Krigging, adalah metode geostatistik yang menentukan nilai yang paling memungkinkan untuk setiap simpul grid berdasarkan analisa statistik untuk keseluruhan dataset, dikarenakan itu diperlukan resource komputasi yang cukup besar. Krigging dapat digunakan jika data adalah variabel diantara lokasi sampel, lebih dikenal sebagai statistikal alamiah atau data yang tersampling atau berkelompok dengan buruk.

3. Bi-Directional, didesain untuk secara cepat menginterpolasi data pararel segaris, khususnya jika ada sampel kerapatan tinggi di bagian bawah relatif terhadap jalur pemisah.

4. TIN, menghasilkan nilai sel grid yang mendekati magnitude dari data asli pada posisi XY yang diketahui. interpolasi semuanya secara lokal dan setiap titik akan dipengaruhi oleh metode tetangga terdekat atau tetangga alami. metode ini digunakan pada data tidak seragam.

5. Inverse distance weighted gridding (IDW), dapat digunakan pada data yang tersampling dengan jarang dan permukaan tidak halus atau berkesinambungan antar data titiknya. data titik dibobot sehingga keterpengaruhan antar titik akan terhalangi oleh jarak. parameter kunci adalah radius, bobot, dan lereng terbobot.

6. Gridding Langsung, digunakan pada data sampling yang banyak dan rapat seperti data LIDAR. nilai hasil akan ditentukan oleh minimum, maksimum atau rata-rata data titik yang terdapat pada satu data sel grid.

 

Sebenarnya masih banyak lagi jenis algoritma gridding, akan disambung lagi untuk jenis lainnya pada waktu yang akan datang,

njoy ganz.

Tinggalkan Pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf, anda dilarang mengkopi konten halaman ini.

Discover more from Blog SIG dan Geografi

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading