SuperGIS Desktop 3 Terpilih Sebagai Software Pengembangan Produksi Kehutanan Indonesia

halo semuanya, ketemu lagi dengan saya :malu:

Sedikit selingan, dari situs GISUser, dikabarkan bahwasannya pengembang software GIS dari Taiwan, yaitu SuperGIS, anda dapat melihat situsnya DISINI yang didirikan oleh bernama Super Wang , anda dapat melihat sejarah perusahaan ini DI SINI. memang tidak setenar ESRI tetapi perusahaan berbasis taiwan ini mempunyai produk SIG yang sangat solid dan sudah diimplementasikan di beberapa negara.

Pusat monitoring hutan merencanakan untuk membangun sistem SIG untuk ekologi dan hutan dan diaplikasikan untuk managemen dan penelitian hutan yang berkelanjutan serta jangka panjang.

Berlokasi di Papua Barat, Pusat Pengawasan Penggunaan Hutan secara terus menerus menawarkan kesempatan kerja dan promosi penggunaan sumber daya huta secara komersial dan berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan pasar. Untuk meningkatkan produktifitas hutan, SUperGIS Desktop 3 diaplikasikan pada sistem GIS ekologi dan hutan yang memerlukan pengolahan data GIS yang masif serta pekerjaan yang kompleks.

Sistem SIG yang komplet yang diterapkan pada industri kehutanan secara signifikan meningkatkan untuk mengorganisasi dan mengambil keputusan demi kelangsungan ekologi dan pengembangan huta. Dengan fungsi analisis yang powerful, kemampuan editing yang efisien, performance pemrosesan data yang ditingkatkan, tool GIS yang terkustomasi, SuperGIS Desktop 3 memenuhi kebutuhan setiap petugas hutan yang berbeda-beda.

Partner bisnis SuperGEO diIndonesia, Datascrip, sebagai provider solusi bisnis, menawarkan solusi geospasial komplet. Kepada pebisnis lokal, SuperGeo bekerja sama dengan Datascrip mengadakan eksebisi untuk mempromosikan produknya pada berbagai kalangan industri

Situs Pusat Pengawasan Penggunaan Hutan : http://www.bp2hp18.net/

tentang SuperGEO : http://www.supergeotek.com

Sumber :GISuser

:beer:

:cendolbig:

 

 

Tinggalkan Pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Maaf, anda dilarang mengkopi konten halaman ini.

Discover more from Blog SIG dan Geografi

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading