Standar Pemetaan Bakosurtanal

bako

Dokumen-dokumen yang berkaitan dengan standardisasi bidang informasi geografis / geomatika:
1. Pedoman Standardisasi
Dokumen-dokumen yang merupakan pedoman dalam menyusun SNI yang berasal dari Badan Standardisasi Nasional (BSN), pedoman Panitia teknis (Pantek) bidang informasi geografis/geomatika dan juga pedoman lain yang terkait dengan penyusunan standar.
• Pedoman Standardisasi Nasional (PSN) 01-2005
• Pedoman Standardisasi Nasional (PSN) 02-2005
• Pedoman Standardisasi Nasional (PSN) 03-2005
• Pedoman Pantek Bidang Informasi Geografis/Geomatika
2. Standar Nasional Indonesia (SNI)
Dokumen SNI bidang informasi geografis/geomatika yang telah dihasilkan oleh Pantek 07-01.
No.
Judul SNI
Tahun
1. SNI 19-6502.1-2000 2000 Spesifikasi Teknis Peta Rupabumi Indonesia Skala 1:10.000
2. SNI 19-6502.2-2000 2000 Spesifikasi Teknis Peta Rupabumi Indonesia Skala 1:25.000
3. SNI 19-6502.3-2000 2000 Spesifikasi Teknis Peta Rupabumi Indonesia Skala 1:50.000
4. SNI 19-6502.4-2000 2000 Spesifikasi Teknis Peta Rupabumi Indonesia Skala 1:250.000
5. SNI 19-6724-2002 2002 Jaring Kontrol Horizontal
6. SNI 19-6725-2002 2002 Peta Lingkungan Bandar Udara Indonesia Skala 1:25.000
7. SNI 19-6726-2002 2002 Peta Dasar Lingkungan Pantai Indonesia Skala 1:50.000
8. SNI 19-6727-2002 2002 Peta Dasar Lingkungan Pantai Indonesia Skala 1:250.000
9. SNI 19-6728.1-2002 2002 Penyusunan Neraca Sumber Daya – Bagian 1: Sumber Daya Air Spasial
10. SNI 19-6728.2-2002 2002 Penyusunan Neraca Sumber Daya – Bagian 2: Sumber Daya Hutan Spasial
11. SNI 19-6728.3-2002 2002 Penyusunan Neraca Sumber Daya – Bagian 3: Sumber Daya Lahan Spasial
12. SNI 19-6728.4-2002 2002 Penyusunan Neraca Sumber Daya – Bagian 4: Sumber Daya Mineral Spasial
13. SNI 19-6988-2004 2004 Jaring Kontrol Vertikal dengan Metode Sipatdatar
14. SNI 19-7149-2005 2005 Jaring Kontrol Gayaberat

3. Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI)
Dokumen RSNI bidang informasi geografis/geomatika yang diusulkan dan dirumuskan oleh Pantek 07-01 melalui instansi teknis penanggung jawab untuk ditetapkan menjadi SNI oleh BSN.
No.
Judul RSNI
Tahun Penyusunan
1. RSNI Metadata 2006
2. RSNI Pertukaran data lintang, bujur dan tinggi lokasi geografis 2006
3.RSNI Basisdata sumber daya tanah 2006
4. RSNI Survey hidrografi 2006
4. Norma Pedoman Prosedur Standar dan Spesifikasi
Ketentuan dalam lingkup Bakosurtanal berupa norma, pedoman, prosedur, standard dan spesifikasi bidang informasi geografis/geomatika.
• Pedoman IDSN
• Pedoman Kekustodianan
• Pedoman Clearinghouse
5. Standar Klasifikasi Internasional / International Classification Standard (ICS)
Tujuan dari ICS adalah sebagai suatu struktur untuk katalog standar-standar internasional, regional dan nasional, serta dokumen normatif lainnya. Selain itu juga ICS merupakan dasar untuk sistem pengurutan untuk standar internasional, regional, dan nasional. ICS dapat juga digunakan untuk mengklasifikasikan standar dan dokumen-dokumen normatif dalam basis data, perpustakaan dan lain sebagainya.
6. Standar Internasional (ISO) / Regional
Dokumen standar internasional (ISO) dan juga standar-standar nasional dari negara lain dalam bidang informasi geografis/geomatika:
Standar ISO:
• ISO/DIS 6709:2005, Standard representation of geographic point location by coordinates
• ISO/DIS 19104:2002, Geographic information – Terminology
• ISO/DIS 19118:2002, Geographic information – Encoding
• ISO/DIS 19128:2004, Geographic information – Web map server interface
• ISO/DIS 19133:2004, Geographic information – Location based services tracking and navigation
• ISO/DIS 19135:2004, Geographic information – Procedures for registration of items of geographic information
Standar Malaysia :
Malaysian Standard for Geographic Information/Geomatics — Feature and Attribute Codes (MS 1759)
Standar Permanent Committee on GIS Infrastructure for Asia and the Pacific
( PCGIAP):
Guidelines For Custodianship
Dataset Fundamental Regional:
• Australia & New Zealand
• Filipina


DOWNLOAD STANDART PEMETAAN

Tinggalkan Pesan